Tampilkan postingan dengan label Materi KWU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi KWU. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Januari 2015

Prakarya


  •  Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) 

Keamanan kerja adalah unsur-unsur penunjang yang mendukung terciptanya suasana kerja yang aman, baik berupa materil maupun nonmateril. Unsur-unsur penunjang keamanan yang bersifat material di antaranya sebagai berikut :
1) baju kerja,
2) helm,
3) kaca mata,
4) sarung tangan,
5) sepatu


  • Unsur-unsur penunjang keamanan yang bersifat nonmaterial adalah sebagai berikut : 

1) buku petunjuk penggunaan alat,
2) rambu-rambu dan isyarat bahaya,
3)Himbauan-himbauan,
4) Petugas keamanan.
Kesehatan kerja adalah suatu kondisi kesehatan yang bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya, baik jasmani, rohani, maupun sosial, dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja maupun penyakit umum. Keselamatan kerja dapat diartikan sebagai keadaan terhindar dari bahaya selama melakukan pekerjaan. Dengan kata lain keselamatan kerja merupakan salah satu faktor yang harus dilakukan selama bekerja. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang menginginkan terjadinya kecelakaan. Keselamatan kerja sangat bergantung .pada jenis, bentuk,
Sumber : Elektronik Industri (terjemahan) Gambar 2.19 Pakaian dan perlengkapan untuk pengamanan  pribadi
111Prakarya dan Kewirausahaan
dan lingkungan di mana pekerjaan itu dilaksanakan.

Prakarya

 Penerapan K3 Kesehatan dan keselamatan Kerja (K3) 
  • pada dunia usaha dan dunia industri harus diperhatikan dengan saksama oleh semua tenaga kerja dalam lingkup kerjanya. Pelaksanaan K3 merupakan salah satu bentuk upaya untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan bebas dari pencemaran lingkungan sehingga dapat mengurangi kecelakaan dalam  kerja dan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Bekerjalah dengan aman dari bahaya listrik. Keselamatan adalah prioritas utama pada setiap pekerjaan. Kecelakaan listrik terjadi akibat kecerobohan atau kurangnya pengertian tentang listrik. Oleh sebab itu, perlu diperhatikan keselamatan kerja untuk meningkatkan kesiapan terhadap bahaya listrik dan potensi lain yang mungkin muncul pada pekerjaan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kerja yang menggunakan peralatan listrik, antara lain sebagai berikut. 

1) Kembangkan sikap tanggung jawab atas keselamatan diri.
2) Biasakan menjaga kebersihan di area kerja dari kotoran/material.
3) Pakailah pakaian keselamatan kerja, tidak terlalu longgar untuk menghindari terjerat mesin yang berputar.
 4) Gunakan safety shoes.
5) Gunakan kacamata pada saat memakai peralatan dan perlengkapan yang menghasilkan scrap yang dapat membahayakan mata.
6) Gunakan pelindung telinga pada tempat yang bising.
7) Logam cicin (penghantar listrik yang baik), sebaiknya tidak digunakan pada saat bekerja pada rangkaian yang berarus listrik.
8) Helm yang kuat dikenakan di tempat yang dianjurkan.
9) Rambut panjang diikat/dipotong jika bekerja pada mesin.

Prakarya

Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangan evaluasi adalah sebagai berikut. 

a. Faktor keuntungan Jika setelah diperhitungkan ternyata tidak memberi keuntungan memadai, sebaiknya pilihan bersangkutan dibatalkan. 
b. Faktor penguasaan teknis Cara pembuatan produk kerajinan perlu dikuasai atau dipelajari dengan baik oleh para karyawan/perajin. 
c. Faktor pemasaran Harus diteliti kemungkinan pemasaran dan prospek pemasarannya di waktu mendatang. 
d. Faktor bahan baku Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produk usaha kerajinan. 
e. Faktor tenaga kerja Hal yang perlu dipertimbangkan adalah tersedianya tenaga kerja yang murah dan kemungkinan untuk memenuhinya, baik jumlah, keahlian, maupun jasa.
65Prakarya dan Kewirausahaan
f. Faktor modal Perlu dipertimbangkan kesesuaian antara modal yang disediakan dan kebutuhan jenis usaha kerajinan yang dibutuhkan. 
g. Faktor risiko Tingkat risiko yang akan ditanggung perlu dipertimbangkan dengan besarnya keuntungan yang akan diperoleh. 
h. Faktor persaingan Perlu dipelajari situasi yang akan terjadi dan disesuaikan dengan kemampuan menghadapinya dalam hal modal maupun pemasarannya. 
i. Faktor fasilitas dan kemudahan Fasilitas yang dibutuhkan untuk operasi usaha kerajinan dan kemudahan penyediaannya menjadi pertimbangan, kemudahan yang mungkin dapat diperoleh dari pemerintah seperti pajak. 
j. Faktor manajemen Pertimbangan penting lainnya adalah produk pengelolaannya yang paling sesuai dan bagaimana kemampuan pengusaha untuk mengelolanya. Hal ini sering diabaikan dalam mendirikan perusahaan kecil. Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah peraturan pemerintah, perizinan, pertimbangan etis, lingkungan, dan sebagainya.